banner web pn sambas

A. Pengertian

Dasar Hukum:

Pengaduan adalah laporan yang mengandung informasi atau indikasi terjadinya Pelanggaran terhadap Kode Etik dan pedoman perilaku Hakim, Pelanggaran Kode Etik dan pedoman perilaku Panitera dan Jurusita, Pelanggaran terhadap Kode Etik dan kode perilaku pegawai Aparatur Sipil Negara, Pelanggaran hukum acara atau Pelanggaran terhadap disiplin Pegawai Negeri Sipil atau peraturan disiplin militer, maladministrasi dan pelayanan publik dan/atau Pelanggaran pengelolaan keuangan dan Barang Milik Negara.

Pelapor dan/atau whistleblower adalah Pegawai ASN, Hakim, dan/atau masyarakat lainnya yang mengungkapkan dugaan pelanggaran, ketidakjujuran atau pelanggaran terhadap Kode Etik dan pedoman perilaku Hakim, Kode Etik dan pedoman perilaku Panitera dan Jurusita, Kode Etik dan pedoman perilaku pegawai Aparatur Sipil Negara, pelanggaran hukum acara, pelanggaran terhadap disiplin Pegawai Negeri Sipil atau peraturan disiplin militer, maladministrasi dan pelayanan publik serta pelanggaran Pengelolaan Keuangan dan Barang Milik Negara pada Mahkamah Agung dan badan peradilan yang berada dibawahnya.

Terlapor adalah Hakim atau pegawai Aparatur Sipil Negara di Mahkamah Agung atau badan peradilan yang berada dibawahnya yang oleh Pelapor di dalam Pengaduannya secara tegas ditunjuk sebagai pihak yang diadukan karena diduga melakukan pelanggaran, atau dalam hal di dalam Pengaduan tidak ditunjuk secara spesifik pihak yang diadukan, maka Terlapor adalah Hakim atau pegawai Aparatur Sipil Negara di Mahkamah Agung atau badan peradilan yang berada dibawahnya yang karena kedudukan, tugas dan fungsinya harus dipandang sebagai pihak yang bertanggung jawab terhadap suatu pelanggaran yang diadukan.

Saksi adalah pihak yang diajukan oleh Pelapor atau Terlapor atau yang menurut tim pemeriksa dianggap perlu untuk didengar keterangannya karena dipandang mengetahui atau memiliki informasi tentang terjadinya suatu pelanggaran.


B. Saluran

Pengaduan dapat disampaikan melalui:

  1. Aplikasi SIWAS MA-RI pada situs Mahkamah Agung (https://siwas.mahkamahagung.go.id/);
  2. Layanan pesan singkat/SMS;
  3. Surat elektronik (e-mail);
  4. Faksimil;
  5. Telepon;
  6. Meja Pengaduan;
  7. Surat; dan/atau
  8. Kotak Pengaduan.

C. Penyampaian

Pengaduan disampaikan kepada Mahkamah Agung, satuan kerja eselon I pada Mahkamah Agung, Pengadilan Tingkat Banding atau Pengadilan Tingkat Pertama secara lisan dan tertulis melalui Meja Pengaduan pada Mahkamah Agung, satuan kerja eselon I pada Mahkamah Agung, Pengadilan Tingkat Banding atau Pengadilan Tingkat Pertama dan/atau secara elektronik melalui aplikasi SIWAS MA-RI.

Dalam hal Pengaduan diajukan secara lisan;

  1. Pelapor datang menghadap sendiri ke meja Pengaduan, dengan menunjukkan identitas diri.
  2. Petugas meja Pengaduan memasukkan laporan Pengaduan ke dalam aplikasi SIWAS MA-RI.
  3. Petugas meja Pengaduan memberikan nomor register Pengaduan kepada Pelapor guna memonitor tindak lanjut penanganan Pengaduan.

Dalam hal Pengaduan dilakukan secara tertulis, memuat:

  1. Identitas Pelapor;
  2. Identitas Terlapor jelas;
  3. Perbuatan yang diduga dilanggar harus dilengkapi dengan waktu dan tempat kejadian, alasan penyampaian Pengaduan, bagaimana pelanggaran itu terjadi misalnya, apabila perbuatan yang diadukan berkaitan dengan pemeriksaan suatu perkara, Pengaduan harus dilengkapi dengan nomor perkara;
  4. Menyertakan bukti atau keterangan yang dapat mendukung Pengaduan yang disampaikan misalnya, bukti atau keterangan ini termasuk nama, alamat dan nomor kontak pihak lain yang dapat dimintai keterangan lebih lanjut untuk memperkuat Pengaduan Pelapor; dan
  5. Petugas Meja Pengaduan memasukkan laporan Pengaduan tertulis ke dalam aplikasi SIWAS MA-RI dengan melampirkan dokumen Pengaduan. Dokumen asli Pengaduan diarsipkan pada Pengadilan yang bersangkutan dan dapat dikirim ke Badan Pengawasan apabila diperlukan.

Dalam hal Pengaduan dilakukan secara elektronik, memuat:

  1. Identitas Pelapor;
  2. Identitas Terlapor jelas;
  3. Dugaan perbuatan yang dilanggar jelas, misalnya perbuatan yang diadukan berkaitan dengan pemeriksaan suatu perkara maka Pengaduan harus dilengkapi dengan nomor perkara;
  4. Menyertakan bukti atau keterangan yang dapat mendukung Pengaduan yang disampaikan. Misalnya bukti atau keterangan termasuk nama jelas, alamat dan nomor kontak pihak lain yang dapat dimintai keterangan lebih lanjut untuk memperkuat Pengaduan Pelapor.
  5. Meskipun Pelapor tidak mencantumkan identitasnya secara lengkap, namun apabila informasi Pengaduan logis dan memadai, Pengaduan dapat ditindaklanjuti.

D. Tindak Lanjut

Pengaduan yang ditindaklanjuti adalah yang memenuhi kriteria sebagai berikut:

  1. Pengaduan dengan identitas Pelapor yang jelas dan substansi/materi Pengaduan yang logis dan memadai, direkomendasikan untuk segera dilakukan pemeriksaan guna membuktikan kebenaran informasinya;
  2. Pengaduan dengan identitas Pelapor tidak jelas, namun substansi/materi Pengaduannya logis dan memadai, direkomendasikan untuk segera dilakukan pemeriksaan guna membuktikan kebenaran informasinya;
  3. Pengaduan dengan identitas Pelapor jelas, namun substansi/materi Pengaduan kurang jelas dapat direkomendasikan untuk di konfirmasi atau di klarifikasi sebelum dilakukan pemeriksaan.
  4. Pengaduan dengan permasalahan serupa dengan Pengaduan yang sedang atau telah dilakukan pemeriksaan, direkomendasikan untuk dijadikan sebagai tambahan informasi.

Pengaduan yang tidak ditindaklanjuti adalah Pengaduan dengan kriteria sebagai berikut:

  1. Pengaduan dengan identitas Pelapor tidak jelas, tidak disertai data yang memadai dan tidak menunjang informasi yang diadukan;
  2. Pengaduan dengan identitas Pelapor tidak jelas dan tidak menunjuk substansi secara jelas, misalnya Pengaduan penanganan perkara yang tidak adil (tidak fair), yang tidak disertai dengan nama pengadilan, tempat kejadian atau nomor perkara dimaksud;
  3. Pengaduan dimana Terlapor sudah tidak lagi bekerja sebagai hakim dan/atau pegawai Aparatur Sipil Negara di pengadilan, misalnya telah pensiun, telah pindah ke instansi lain;
  4. Pengaduan yang mengandung unsur tindak pidana dan telah ditangani oleh pejabat yang berwenang;
  5. Pengaduan mengenai keberatan terhadap pertimbangan yuridis dan substansi putusan pengadilan;
  6. Pengaduan mengenai pihak atau instansi lain di luar yurisdiksi pengadilan, misalnya mengenai Advokat, Jaksa atau Polisi;
  7. Pengaduan mengenai fakta atau perbuatan yang terjadi lebih dari 3 (tiga) tahun dan tidak ada Pengaduan sebelumnya;
  8. Pengaduan berkaitan dengan pelaksanaan eksekusi, oleh karena merupakan kewenangan Ketua Pengadilan Tingkat Pertama di bawah pengawasan Ketua Pengadilan Tingkat Banding, kecuali terdapat perilaku yang tidak profesional (unprofessional conduct);
  9. Keberatan atas penjatuhan hukuman disiplin.

E. Hak-hak

Dalam penanganan Pengaduan, Pelapor memiliki hak untuk:

  1. Mendapatkan perlindungan kerahasiaan identitasnya;
  2. Mendapatkan kesempatan untuk dapat memberikan keterangan secara bebas tanpa paksaan dari pihak manapun;
  3. Mendapatkan informasi mengenai tahapan laporan/Pengaduan yang didaftarkannya;
  4. Mendapatkan perlakuan yang sama dan setara dengan Terlapor dalam pemeriksaan;
  5. Mengajukan bukti untuk memperkuat Pengaduannya; dan
  6. Mendapatkan Berita Acara Pemeriksaan (BAP) dirinya.

Dalam penanganan Pengaduan, Terlapor memiliki hak untuk:

  1. Membuktikan bahwa ia tidak bersalah dengan mengajukan Saksi dan alat bukti lain;
  2. Mendapatkan kesempatan untuk dapat memberikan keterangan secara bebas tanpa paksaan dari pihak manapun;
  3. Mendapatkan perlakuan yang sama dan setara dengan Pelapor dalam pemeriksaan;
  4. Meminta Berita Acara Pemeriksaan (BAP) dirinya; dan
  5. Mendapatkan surat keterangan yang menyatakan bahwa Pengaduan atas dirinya tidak terbukti.

F. Tata Cara

Masyarakat dapat menyampaikan Pengaduan dengan cara:

  1. Datang langsung ke Pengadilan Negeri Sambas dan menyampaikan Pengaduan di Meja Pengaduan;
  2. Mengirim surel/e-mail ke: Alamat email ini dilindungi dari robot spam. Anda memerlukan Javascript yang aktif untuk melihatnya.;
  3. Mengisi data Pengaduan melalui Sistem Informasi Pengawasan (SIWAS) Mahkamah Agung RI (https://siwas.mahkamahagung.go.id/). Petunjuk pengisian dapat disimak pada website tersebut.

Pencarian Video

Survei Kepuasan Masyarakat

Statistik Pengunjung

0.png1.png1.png3.png2.png
Today4
Yesterday22
This week26
This month407
Total1132

Visitor Info

  • IP: 3.227.240.31
  • Browser: Unknown
  • Browser Version:
  • Operating System: Unknown

Who Is Online

1
Online

Selasa, 15 Oktober 2019 04:41

Dokumentasi Video Kami

  • Up Next Peringatan 54 Tahun Tragedi G30S/PKI
    Sambas - Senin, 30 September 2019.
  • Up Next Pemenang Lomba 17 Agustus
    Sambas - Senin, 19 Agustus 2019.
  • Up Next Peringatan 74 Tahun Berdirinya Mahkamah Agung
    Sambas - Senin, 19 Agustus 2019.
  • Up Next Himne Mahkamah Agung
    Sambas - Sabtu, 17 Agustus 2019.
  • Up Next Pemberian Piagam Masa Bakti
    Sambas - Sabtu, 17 Agustus 2019.
  • Up Next Himne Mahkamah Agung
    Sambas - Senin, 12 Agustus 2019.
  • Up Next Malam Perayaan Hari Jadi ke 12 Tahun PN Sambas
    Sambas - Rabu, 31 Juli 2019.
  • Up Next Peringatan 12 Tahun Berdirinya PN Sambas
    Sambas - Rabu, 31 Juli 2019.
  • Up Next Pengambilan Sumpah Jabatan & Pelantikan Wakil Ketua, Sri Hasnawati,...
    Sambas - Kamis, 23 Mei 2019.
  • Up Next Surveillance Akreditasi oleh Tim PMPT Pontianak
    Sambas - Kamis & Jum'at, 11 & 12 April 2019.
  • Up Next Meneriakkan Yel Yel Saat Pembinaan Ketua PT Pontianak
    Sambas - Rabu, 10 April 2019.
  • Up Next Pencanangan Zona Integritas
    Sambas - Senin, 4 Maret 2019
  • Up Next Pengantar Alih Tugas Wakil Ketua, Suryodiyono, S.H.
    Sambas - Kamis, 10 Januari 2019.
  • Up Next Profil Pelayanan Terpadu Satu Pintu
    Sambas - Senin, 4 Juni 2018.
  • Up Next Selayang Pandang Pengantar Alih Tugas Ketua, Bapak Yogi Arsono
    Sambas - Rabu, 13 Maret 2018.
  • Up Next Pengantar Alih Tugas KPN Sambas, Bapak Yogi Arsono
    Sambas - Selasa, 13 Maret 2018.
  • Up Next Tes Narkoba Oleh BNN Singkawang
    Sambas - Jum'at, 29 September 2017.
  • Up Next Meneriakkan Yel-Yel TAPM Saat Rapat Tinjauan Manajemen
    Sambas - Rabu, 20 September 2017.
  • Up Next Upacara Peringatan 72 Tahun Berdirinya Mahkamah Agung
    Sambas - Sabtu, 19 Agustus 2017.
  • Up Next Upacara Peringatan 72 Tahun Kemerdekaan NKRI
    Sambas - Kamis, 17 Agustus 2017.
  • Up Next Halal Bihalal Idul Fitri 1438H
    Sambas - Senin, 10 Juli 2017.
  • Up Next Hari Raya Idul Fitri 1438 H
    Sambas - Kamis, 22 Juni 2017.
  • Up Next Puasa Ramadhan 1438H
    Sambas - Senin, 12 Juni 2017.
  • Up Next Sosialisasi dan Simulasi Pemadam Kebakaran
    Sambas - Senin, 10 April 2017.